Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Lihat Foto
Premium

Secercah Harapan dari Penutupan Lantai Bursa 2021

Harapan baru muncul dari dinamika dan perjalanan di lantai bursa sepanjang tahun ini. Maklum pada 2020 lalu, sentimen pandemi Covid-19 cukup kental menekan kinerja pasar modal Indonesia.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
30 Desember 2021 | 18:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Menutup akhir tahun 2021, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi tipis 0,29 persen pada level 6581,48. Meski begitu, capaian indeks tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan pada tahun lalu  yang ditutup pada level 6.299,53. 

Meskipun ditutup di zona merah, IHSG dalam satu tahun telah mengalami peningkatakan sebesar 10.08 persen. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau sebesar Rp8.284,87 triliun. Bahkan, sepanjang tahun ini sejumlah rekor pun ditembus oleh sejumlah indikator perdagangan di pasar modal.

Secara umum, aktivitas pasar modal sepanjang tahun 2021 bertumbuh secara positif. Hal tersebut tercermin dari kinerja IHSG yang telah mencapai level 6.600,68 pada 29 Desember 2021 atau meningkat 10,4 persen dari posisi Desember 2020.

Pertumbuhan IHSG tersebut bahkan sempat menembus rekor baru, yakni di level 6.723,39 pada 22 November 2021, melampaui IHSG sebelum terjadinya pandemi. Sementara itu, kapitalisasi pasar pada 29 Desember 2021 mencapai Rp 8.277 triliun atau naik hampir 18 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2020 yakni Rp 6.970 triliun.

Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan terdapat beberapa indikator pemulihan yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu baik dari sisi nilai transaksi hingga frekuensi transaksi. 

Misalnya saja,  rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sebesar Rp13,39 triliun atau naik lebih dari 45 persen dari posisi akhir 2020 senilai Rp9,2 triliun. Frekuensi transaksi harian terpantau mencapai 1,29 juta kali transaksi atau naik 91 persen dibandingkan akhir 2020. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top