Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Alat stacker-reclaimer batu bara PT Bukit Asam Tbk. (PTBA). Alat ini digunakan untuk mengambil batu bara dari tumpukan menuju conveyor untuk kemudian dikirim ke train loading station. - Bisnis / Aprianto Cahyo Nugroho
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis : Investor Asing Berebut Saham PTBA

Aksi penawaran umum perdana saham Bukit Asam memikat banyak investor asing.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
23 Desember 2021 | 11:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO) emiten pertambangan BUMN PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) kebanjiran minat investor baik dari dalam dan luar negeri.

Bukit Asam resmi melantai perdana di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) pada 23 Desember 2002. Produsen tambang batu bara itu melepas 15 persen saham atau sebanyak 346,5 juta lembar lewat IPO.

Aksi korporasi emiten berkode saham PTBA itu ternyata mengundang minat banyak investor. Hal itu terungkap dalam pemberitaan Koran Bisnis Indonesia edisi 23 Desember 2002 di artikel berjudul ‘Asing Borong Saham Bukit Asam’.

Manajer investasi asing menjadi pembeli utama IPO 15 persen saham Bukit Asam. Padahal, saham baru tersebut sebenarnya hanya ditawarkan ke investor lokal.

Selain itu, IPO Bukit Asam kala itu juga mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed.

Salah seorang sumber Bisnis di kalangan pemerintah mengatakan IPO PTBA sebenarnya diprioritaskan ke investor lokal terlebih dahulu sebelum pemodal asing.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top