Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Seorang pejalan kaki berjalan melewati papan yang menampilkan logo aset kripto seperti Ethereum dan Bitcoin di Hong Kong.  - Bloomberg
Lihat Foto
Premium

Ambisi Telkom TLKM Masuk Bisnis Kripto Berpotensi Gagal Terwujud?

Ambisi Telkom untuk mengembangkan bisnis terkait aset kripto bersama Binance Holding Ltd. berpeluang terganjal terkait legalitas perusahaan tersebut.
Asteria Desi K.S. & M.G. Noviarizal Fernandez
Asteria Desi K.S. & M.G. Noviarizal Fernandez - Bisnis.com
20 Desember 2021 | 17:26 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Langkah kolaborasi PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) melalui anak usahnya MDI Ventures untuk berkolarasi dengan Binance Holding untuk membangun platform perdagangan kripto mengundang kritik lantaran tingginya risiko dan prosedur legal yang belum terpenuhi.

Pasalnya, Binance Holding sendiri di sejumlah negara belum mendapatkan izin operasi. Misalnya saja Monetary Authority of Singapore (MAS) yang tidak memberikan izin operasi kepada Binance Asia Services Ltd., yang merupakan entitas usaha Binance Holding.

Bahkan, seperti dilansir dari Bloomberg, salah satu sumber yang enggan disebut namanya mengatakan, Binance menarik diri dari Singapura karena tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan MAS, terkait dengan ketentuan perlindungan dari aktivitas pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Sumber tersebut juga mengatakan, MAS membolehkan perusahaan untuk menarik pengajuan izinnya secara mandiri daripada menghadapi penolakan secara langsung terhadap peraturan yang ada.

Sebelumnya, di Malaysia, Binance juga mendapatkan larangan beroperasi oleh The Securities Commission (SC) pada Agustus 2021. Menurut laporan Cointelegraph larangan itu menjadi yang kesekian kali dilayangkan oleh SC, setelah Binance tak diberikan izin beroperasi pada Juli 2020.

Adapun, tak hanya Singapura dan Malaysia, di Indonesia sejatinya operasi Binance masih dilarang. Sebab, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Waspada Investasi atau SWI juga telah merilis daftar investasi ilegal, di mana di dalam daftarnya terdapat nama Binance.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top