Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA). - bankina.co.id
Lihat Foto
Premium

Kepemilikan Grup Salim Berubah Usai Bank Ina (BINA) Gelar Rights Issue

Rangkaian perdagangan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) Bank Ina Perdana (BINA-R) telah berakhir. Bagaimana porsi kepemilikan Grup Salim?
M. Nurhadi Pratomo & Dionisio Damara
M. Nurhadi Pratomo & Dionisio Damara - Bisnis.com
13 Desember 2021 | 09:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kepemilikan Grup Salim melalui PT Indolife Pensiontama di PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA-R) berubah usai rangkaian penambahan modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa masa perdagangan HMETD Bank Ina Perdana telah berlangsung pada 3 Desember 2021 — 9 Desember 2021. Dengan demikian, terhitung mulai 10 Desember 2021, BINA-R tidak lagi diperdagangkan.

Laporan dari PT Raya Saham Registra menyebut total HMETD yang telah dilaksanakan sebanyak 234.896.439 hingga 9 Desember 2021. Artinya, masih ada 47.822.311 HMETD yang belum dilaksanakan.

Setelah HMETD, total jumlah saham tercatat BINA naik dari 5.832.708.344 menjadi 5.889.271.439.

Penambahan modal melalui skema rights issue itu mengubah komposisi kepemilikan pemegang saham BINA tidak terkecuali Grup Salim melalui Indolife Pensiontama.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top