Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Diskursus Aturan Multiple Voting Shares yang Jadi Skema IPO Alibaba hingga Berkshire
Lihat Foto
Premium

Diskursus Aturan Multiple Voting Shares yang Jadi Skema IPO Alibaba hingga Berkshire

Aturan multiple voting shares yang baru saja dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak lepas dari pro-kontra.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
09 Desember 2021 | 13:03 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah catatan penting harus dipahami oleh investor yang ingin berminat untuk meminang saham perusahaan yang menggelar initial public offering (IPO) dengan skema multiple voting shares (MVS).

Penerapan MVS belakangan didominasi oleh perusahaan di sektor teknologi berbasis inovasi dan dapat memberikan multiplier effect.

Beberapa contoh perusahaan yang sudah tercatat di luar negeri yang telah menerapkan MVS adalah Google, SEA Group yang merupakan entitas induk dari Shopee, serta Alibaba.

Skema MVS juga menjadi pilihan Berkshire Hathaway yang dimiliki mayoritas oleh Warren Buffett, menawarkan saham Kelas B dengan 1 banding 1.500 dari kepemilikan saham kelas A.

Payung hukum mengenai penerapan skema MVS di Indonesia kini telah rampung. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 22/POJK.04/2021 tentang penerapan klasifikasi saham dengan hak suara multiple (SHSM) atau multiple voting shares (MVS).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top