Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja membersihakan lantai di depan patung William Soeryadjaya, pendiri Astra. - Antara / Hafidz Mubarak A
Lihat Foto
Premium

Ekspansi Agresif Astra International (ASII) ke New Economy

Astra International (ASII) dinilai memiliki fleksibilitas untuk melanjutkan ekspansi digital sejalan dengan posisi kas yang besar hingga September 2021.
M. Nurhadi Pratomo & Yustinus Andri DP
M. Nurhadi Pratomo & Yustinus Andri DP - Bisnis.com
07 Desember 2021 | 19:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Investasi PT Astra International Tbk. (ASII) di perusahan new economy berkualitas tinggi digadang-gadang akan menjadi motor pertumbuhan kinerja perseroan pada masa depan.

Lewat riset yang dipublikasikan melalui Bloomberg, Analis PT NH Korindo Sekuritas Indonesia Anggaraksa Arismunandar menjelaskan bahwa Astra International membukukan pendapatan Rp167,4 triliun atau tumbuh 28 persen year on year (yoy) pada kuartal III/2021. Dari situ, laba bersih Grup Astra tercatat naik 6,7 persen secara tahunan menjadi Rp21 triliun.

Anggaraksa menilai sektor otomotif Grup Astra memimpin pemulihan kinerja. Hal itu sejalan dengan peningkatan penjualan mobil dan pangsa pasar.

Poin menarik lainnya yang menjadi sorotan NH Korindo Sekuritas Indonesia yakni langkah ASII yang terus merangkul bidang new economy. Grup Astra disebut telah berinvestasi di perusahaan rintisan berkualitas tinggi.

“Dengan posisi kas sebesar Rp60 triliun per September 2021, ASII memiliki fleksibilitas yang cukup untuk melanjutkan ekspansi digitalnya. Sejauh ini, perusahaan cukup agresif berinvestasi di berbagai platform seperti Gojek, Sayurbox, dan Halodoc,” tulis Anggaraksa dalam riset yang dikutip, Selasa (7/12/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top