Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Tumpukan emas dengan berat dan ukuran yang berbeda-beda dijual di Gold Investments Ltd. di London, Inggris, Rabu (29/7/2020). - Bloomberg/Chris Ratcliffe
Lihat Foto
Premium

Omicron Gosok Harga Emas, Waktunya Lirik Antam, MDKA, hingga BRMS?

Kemunculan varian baru Covid-19, Omicron, diprediksi akan memoles kembali harga emas.
Lorenzo Anugrah Mahardika & M. Nurhadi Pratomo
Lorenzo Anugrah Mahardika & M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
06 Desember 2021 | 12:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Prospek harga emas masih cerah hingga 2022 meski diprediksi sulit kembali menembus US$2.000 per troy ounce. Bagaimana imbasnya terhadap saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA), hingga PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS)?

Harga emas masih terbilang anteng di pasar global meski varian baru Covid-19, Omicron, telah terdeteksi di sejumlah negara. Di pasar spot, emas sedikit berubah diperdagangkan di US$1.783,91 per ounce pada pukul 00.38 GMT.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengungkapkan harga emas dunia akan sulit menembus level US$2.000 per troy ounce seperti pada masa awal pandemi virus corona. Kendati demikian, prospek logam mulia tersebut pada tahun depan masih cukup positif.

Ibrahim memaparkan salah satu katalis positif yang akan menopang pergerakan harga emas adalah kebijakan bank sentral AS, The Fed, yang diprediksi belum akan menaikkan suku bunga pada tahun depan. Dia mengaku pesimistis The Fed akan mulai menaikkan suku bunga pada tahun depan.

“Sikap The Fed yang kemungkinan akan tetap dovish ini dapat mengangkat harga emas ke kisraan US$1.900 per troy ounce pada tahun depan,” ujarnya seperti dikutip, Senin (6/12/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top