Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi mata uang kripto Ethereum di atas tumpukan dolar AS./ANTARA FOTO-Shutterstock - pri.
Lihat Foto
Premium

Digital Rupiah, Bentuk Kepanikan dan Terusiknya Bank Indonesia?

Sebagai langkah mitigasi penggunaan aset kripto di Indonesia, Bank Indonesia (BI) akan mempercepat penerbitan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau yang disebut dengan Rupiah Digital.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
01 Desember 2021 | 19:58 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Meningkatnya pamor, transaksi dan perluasan fungsi penggunaan aset kripto (cryptocurrency), telah menjadi fenomena tersendiri secara global. Fenomena itu setidaknya dalam beberapa tahun terakhir.

Meskipun pergerakan harga aset kripto sejauh ini terbilang memiliki volatilitas tinggi, tetapi komoditas tersebut digadang-gadang dapat menjadi instrumen investasi di masa depan. Tak heran bila investor peminat aset kripto terus meningkat.

Hal itu setidaknya tercermin dari data Kementerian Perdagangan (Kemendag). Hingga akhir Mei 2021 saja, jumlah investor aset kripto Indonesia mencapai 6,5 juta orang. Jumlah itu naik lebih dari 50 persen dari 2020 lalu yang baru 4 juta orang.

Kendati demikian, resistensi terhadap aset kripto tampaknya masih cukup besar di berbagai belahan dunia, tak terkecuali dari bank sentral. Penolakan, utamanya terjadi  ketika aset kripto memiliki peluang untuk menjadi substitusi atau bahkan mendampingi mata uang fiat sebagai alat tukar.

Kondisi itu tak terlepas dari salah satu sifat dari aset kripto yang menawarkan konsep transaksi yang terdesentralisasi. Konsep terdesentralisasi aset kripto tersebut  berlawanan dengan mata uang fiat, yang bersifat tersentralisasi. Dalam hal ini, peran sentralisasi mata uang fiat dimiliki oleh bank sentral.

Dengan demikian, naik daunnya aset kripto nampaknya membuat otoritas moneter di suatu negara berpeluang terancam perannya. Oleh karena itu, mau tidak mau bank sentral pun mulai menyesuaikan diri dan mengikuti arus dari tren mata uang digital. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top