Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA - Sigid Kurniawan
Lihat Foto
Premium

Jalan Panjang Delisting Bentoel RMBA

Proses go private PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (RMBA) harus dilalui dalam waktu yang lebihi panjang lantaran proses tender offer sukarela harus diperpanjang pelaksanaanya.
Yustinus Andri & M. Nurhadi Pratomo
Yustinus Andri & M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
30 November 2021 | 06:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah resmi mendapatkan restu pemegang sahamnya untuk menghapus pencatatan saham atau delisting dari Bursa Efek Indonesia, British American Tobbaco pun bergegas melakukan tender offer sukarela sebagai bagian dari proses go private PT Bentoel Internasional Investama Tbk. (RMBA).

Adapun jumlah total saham yang dieksekusi dalam proses tender offer sukarela tersebut tergolong kecil, yakni 7,52 persen dari modal ditempatkan, di mana 7,29 persen dimiliki oleh satu pihak sehingga hanya 0,23 persen yang dimiliki pemegang saham publik lainnya.

Proses tender offer sukarela tersebut pun diputuskan dilakukan pada rentang waktu 1-30 November 2021 setelah melalui persetujuan dari pemegang saham dalam RUPSLB pada 28 September lalu. Selanjutnya harga penawaran tender offer sukarela RMBA ditetapkan ditetapkan sebesar Rp1.000 per saham.

Manajemen Bentoel mengatakan harga penawaran tender offer sukarela senilai Rp1.000 per lembar merupakan harga yang secara signifikan lebih menarik dibandingkan harga penawaran yang disyaratkan dalam POJK No.3/2021 dan Peraturan BEI No.I-I.

RMBA menggambarkan harga tender offer Rp1.000 lebih tinggi 356,21 persen dari rerata harga tertinggi perdagangan harian saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam jangka waktu 90 hari terakhir sebelum pengumuman rencana go private pada 20 Agustus 2021 yakni Rp281.

Selanjutnya, harga penawaran tender Rp1.000 juga lebih tinggi 571,43 persen lebih tinggi dari hasil penilaian harga atas saham berdasarkan penilaian penilai independen yakni Rp175. Posisi itu juga lebih tinggi 2.000 persen dari tiap nilai nominal saham Rp50.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top