Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Suasana di smelter milik PT Timah Tbk. (TINS) di Mentok, Bangka, Indonesia, Selasa (19/11/2013). - Bloomberg/Dimas Ardian
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis : Misi TINS Listing di Australia

Tidak lama berselang setelah menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia, TINS berencana menancapkan kukunya di Australia.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
29 November 2021 | 19:16 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pengalaman investor di Australia terhadap saham pertambangan membuat PT Timah Tbk. (TINS) tergiur untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Negeri Kanguru.

Emiten berkode saham TINS melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Jakarta, Bursa Efek Surabaya, dan London Stock Exchange pada 19 Oktober 1995.

Dalam aksi korporasi itu, Timah menawarkan 50,33 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp2.900. Dengan demikian, perseroan meraup dana segar sekitar Rp145,98 miliar.

Sejak saat itu, 35 persen saham perseroan dimiliki oleh masyarakat dari dalam dan luar negeri. Pemerintah tercatat masih menjadi pemegang saham utama dengan porsi 65 persen.

Setelah meraup dana segar dari penawaran umum perdana saham, ternyata TINS masih membidik listing di Bursa Australia. Rencana itu terekam dalam pemberitaan Koran Bisnis Indonesia edisi 29 November 1997.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top