Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Alat berat membersihkan area penimbunan batu bara. -  Bloomberg / Nicolo Filippo Rosso
Lihat Foto
Premium

Harap-harap Cemas Saham Batu Bara, PTBA, BUMI dkk Masih Menarik?

Pergerakan saham pertambangan batu bara seperti BUMI, PTBA, INDY, BYAN, ADRO kompak terjerembab ke zona merah dalam sebulan terakhir. Bagaimana nasibnya hingga akhir 2021 dan periode 2022?
Mutiara Nabila, Aprianto Cahyo, & M. Nurhadi Pratomo
Mutiara Nabila, Aprianto Cahyo, & M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
23 November 2021 | 08:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Laju saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Indika Energy Tbk. (INDY), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), hingga PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) tengah mendingin.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, harga saham deretan produsen batu bara kelas kakap itu mencetak return atau imbal hasil negatif dalam 1 bulan terakhir. Koreksi yang dialami oleh masing-masing emiten hingga akhir sesi Senin (22/11/2021) yakni BUMI 8 persen, PTBA 5,11 persen, INDY 14,81 persen, BYAN 1,52 persen, dan ADRO 6,02 persen.

Sentimen negatif memang tengah menggelantung untuk sektor batu bara. Setelah mencetak kenaikan tajam sepanjang 2021, harga batu bara bakal tertekan dalam jangka panjang.

Analis Mirae Asset Sekuritas Juan Harahap mengatakan bahwa terdapat beberapa faktor penekan harga batu bara salah satunya China yang mempercepat persetujuan pembukaan tambang baru batu bara tahun ini.

Berdasarkan data Bloomberg, setidaknya 220 juta metrik ton kapasitas batu bara telah mendapat lampu hijau, sementara 120 juta ton sisanya masih belum dapat izin.

“Oleh karena itu, kami memperkirakan peningkatan produksi batu bara baru akan terjadi pada kuartal IV/2022 di China,” tulis Juan dalam riset, Senin (22/11/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top