Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan perawatan regulator jaringan gas rumah tangga (jargas) di Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Aceh, Selasa (2/6/2020). - Antara / Rahmad
Lihat Foto
Premium

Bisikan Lo Kheng Hong untuk Saham PGN (PGAS)

Investor kawakan Lo Kheng Hong memberikan pandangannya terkait prospek saham Perusahaan Gas Negara (PGN).
M. Nurhadi Pratomo & Mutiara Nabila
M. Nurhadi Pratomo & Mutiara Nabila - Bisnis.com
18 November 2021 | 10:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Realisasi kinerja keuangan ciamik PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) pada kuartal III/2021 mencuri perhatian investor kawakan Lo Kheng Hong.

Emiten BUMN berkode saham PGAS itu melaporkan pertumbuhan laba bersih sebesar US$286 juta atau setara Rp 4,07 triliun dengan kurs Rp14.243 per dolar AS per akhir September 2021. Posisi meroket 437 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu atau year on year (yoy).

Direktur Utama Perusahaan Gas Negara M. Haryo Yunianto mengungkapkan kinerja tersebut diperoleh dari pendapatan sebesar US$2,25 miliar atau Rp32,04 triliun. Selanjutnya, EBITDA di periode yang sama mencapai US$618 juta atau Rp8,8 triliun.

Dengan penguasaan pasar sebesar 92 persen pangsa pasar niaga gas tanah air, Pertamina sebagai Holding BUMN Energi mengandalkan Subholding Gas Pertamina untuk membangun jaringan gas pipa tersebut.

“Untuk mencapai target 2021, Subholding Gas memiliki tujuh kebijakan strategis sepanjang 2021,” kata, Haryo.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top