Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pelanggan menunggu pelayanan di gerai Smartfren, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (5/1/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Lihat Foto
Premium

Gerak Cepat Grup Sinarmas FREN Genjot Data Center

Persaingan bisnis data center kini makin sengit dengan terjunnya sederet konglomerasi Indonesia ke bisnis tersebut.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
09 November 2021 | 15:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Investasi sektor telekomunikasi semakin besar yang didorong oleh maraknya pembangunan data center atau pangkalan data di Indonesia. 

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia sebelumnya mengatakan sektor telekomunikasi menjadi salah satu kontributor terbesar dalam realisasi investasi kuartal III/2021.

Kondisi tersebut didorong lantaran lebih banyak investasi di telekomunikasi Tanah Air yang sedang membangun data center dan beberapa infratsruktur telekomunikasi.

Teranyar, sayap telekomunukasi konglomerasi Sinarmas melalui PT Smartfren Telekom Tbk. (FREN) bakal menyusul PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang juga serius menggarap bisnis pangkalan data. 

Untuk ikut bersaing dalam bisnis pangkalan data berskala besar, FREN mengundang investor asal Abu Dhabi, Group 42 (G42) untuk memasuki bisnis pangkalan data skala besar untuk menyelenggarakan pangkalan data berkapasitas 1.000 megawatt (MW).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top