Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja menunjukkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran yang diterimanya di pabrik rokok PT Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2020). Sebanyak 48.118 pekerja rokok menerima uang THR Lebaran guna membantu pekerja dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama bulan Ramadhan dan hari Lebaran. - Antara
Lihat Foto
Premium

Menghitung Cuan Deretan Emiten Tender Offer PANI, RANC, PKPK dkk

Dana jumbo disiapkan oleh para pemegang saham yang memiliki kewajiban untuk menggelar tender offer. Emiten mana yang paling menarik?
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
25 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Sederet emiten berganti pengendali sepanjang periode berjalan 2021 sehingga harus melaksanakan penawaran untuk membeli sisa Saham yang beredar di publik alias Tender offer.

Sekadar informasi, tender offer (TO) artinya menawarkan publik untuk menjual saham perusahaan target yang dia miliki kepada calon pemilik baru dengan harga tertentu.

Jika setelah TO porsi pemegang saham pemilik baru lebih dari 80 persen maka pemilik baru itu perlu melepas sahamnya hingga jumlah saham publik kembali (refloat) di atas 20 persen dalam 2 tahun. 

Di sisi lain, jika akuisisi yang dilakukan sebelum TO sudah menyebabkan kepemilikan di atas 80 persen maka pemilik baru hanya diwajibkan melepas saham dalam rangka refloat sebanyak hasil dari TO.

Dalam POJK NO.9/POJK.04/2018, OJK mengatur harga TO adalah harga tertinggi dari harga akuisisi atau rata-rata harga tertinggi harian 90 hari terakhir.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top