Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi - Indosat - Annual Report 2006
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Kisruh Oversubscribed Saham Indosat (ISAT) & Permintaan Maaf Danareksa Securities

Permintaan saham perdana Indosat (ISAT) melonjak 1,5 kali dari perkiraan dan ditangani oleh Danareksa sebagai underwriter.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com
22 Oktober 2021 | 23:09 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Maraknya aksi korporasi pencatatan saham perdana (IPO) raksasa harus diikuti dengan kesiapan penjamin emisi efek (underwriter) dalam menjalankan skenario terburuk. 

Tingginya minat investor akan saham perdana perusahaan ternama terjadi dalam aksi korporasi PT Indosat (ISAT). Akibatnya Danareksa keteteran dalam menjalankan fungsinya. 

Laporan ledakan investor ritel yang menyulitkan Danareksa dalam pemesanan saham IPO Indosat ini menjadi laporan Bisnis Indonesia edisi 22 Oktober 1994. Saat itu, laporan diturunkan dengan tajuk 'PT Danareksa Akui Bersalah atas Kisruh Saham PT Indosat'. 

Disebutkan dalam edisi 27 tahun lalu, Danareksa Securities mengaku bersalah kepada investor karena tidak menepati janjinya terhadap penjatahan saham PT Indosat sebagaimana tercantum dalam prospektus. 

Susila Rahardja, Dirut Danareksa Securities saat itu mengatakan tidak memprediksi sebelumnya bahwa formulir pemesanan saham bisa mencapai 150.446 lembar atau 1,5 kali dari perkiraan. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top