Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Petugas menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (16/3/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P
Lihat Foto
Premium

Belvin Tannadi Borong Jutaan Lembar Saham Guna Timur Raya TRUK, Cuan Kotos-kotos atau Boncos?

CEO PT Ilmu Saham Indonesia Belvin Tannadi memborong saham Guna Timur Raya alias TRUK yang tengah terkoreksi 2,22 persen dalam lima hari terakhir.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
15 Oktober 2021 | 08:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Emiten transportasi darat PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK) kedatangan pemegang saham baru dengan persentase kepemilikan di atas 5 persen.

Berdasarkan komposisi kepemilikan per 30 September 2021, komposisi pemegang saham TRUK terdiri atas PT Guna Makmur Raya sebanyak 262,20 juta lembar atau setara dengan 60,28 persen dan masyarakat sebanyak 172,79 juta lembar atau setara dengan 39,72 persen.

Guna Timur Raya didirikan pada 29 Februari 1980. Perseroan fokus menjalankan usaha di bidang jasa pengangkutan atau transportasi dan hingga kini telah memiliki 83 armada.

TRUK melaporkan telah mengembangkan usaha di bidang jasa pengurusan transportasi (freight forwarding). Bisnis itu dijalankan untuk kepentingan pemilik barang pada pengurusan semua kegiatan yang diperlukan bagi terlaksananya pengiriman barang melalui transportasi di darat.

Adapun, beberapa portofolio pelanggan perseroan antara lain PT Asahimas Chemical, PT Trinseo Materials Indonesia, PT Standard Toyo Polymer, PT Muliaglass Float Division, PT Dow Indonesia, PT Dow Agrosciences Indonesia, Larutan Cap Badak, dan Pengembangan Pelanggan PT Petrokimia Gresik.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top