Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ironi Rekor Investor Saham vs Stagnasi IHSG September, Siapa Dalangnya?
Lihat Foto
Premium

Ironi Rekor Investor Saham vs Stagnasi IHSG September, Siapa Dalangnya?

Pertumbuhan jumlah investor saham yang mencetak rekor pada 2021 belum mendongkrak laju indeks harga saham gabungan. Faktor apa saja yang membebani laju pasar modal Indonesia?
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
10 September 2021 | 06:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) masih tertahan sepanjang periode berjalan 2021 meski investor saham baru terus berdatangan ke pasar modal Indonesia.

Bursa Efek Indonesia telah memiliki investor saham sebanyak 2,67 juta single investor identification (SID) sampai dengan 31 Agustus 2021. Otoritas bursa melaporkan  sepanjang tahun ini sudah ada 1 juta investor saham yang mendaftar sekaligus menjadi rekor tertinggi dalam 44 tahun terakhir.

Sayangnya, catatan gemilang itu belum tecermin di pergerakan IHSG periode berjalan 2021. Indeks komposit tercatat baru menguat 1,49 persen ke level 6.068,22 year to date (ytd) sampai dengan akhir sesi Kamis (9/9/2021).

Pergerakan IHSG masih tertahan di kisaran 6.000. Level resistance secara ytd hanya berada di 6.500.

Guru Besar Keuangan dan Pasar Modal Universitas Indonesia Budi Frensidy menilai ada beberapa faktor yang memicu pertumbuhan investor saham. Salah satunya yakni tingkat suku bunga deposito yang rendah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top