Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Direktur PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. Haliman Kustedjo (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Kiki Yanto Gunawan (dari kiri), Direktur Yunal Wijaya dan Direktur Harjono Wreksoremboko, usai RUPS di Jakarta, Rabu (19/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Lihat Foto
Premium

Siasat Indoritel DNET Milik Anthoni Salim di Bisnis Telekomunikasi

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Anthoni Salim, memiliki strategi tersendiri dalam bersaing di bisnis sektor telekomunikasi pada tahun ini.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
31 Agustus 2021 | 17:54 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Anthoni Salim yakni PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) terus berupaya memacu bisnisnya di sektor telekomunikasi, selain bisnisnya di bidang ritel modern.

Indoritel dalam hal ini memacu bisnis pita lebar dengan mengalokasikan mayoritas belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk FiberStar, seiring dengan peningkatan permintaan serat fiber optik di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Keuangan sekaligus Sekretaris Perusahaan Indoritel Kiki Yanto mengatakan capex tahun ini dalam laporan keuangan perseroan merupakan konsolidasi atau capex gabungan Indoritel dan PT Mega Akses Persada (MAP). Kendati begitu, lanjutnya, fokus utama masih untuk MAP dengan bujet sekitar Rp600 miliar.

Pasalnya, lanjut Kiki, kinerja perseroan masih didukung oleh entitas anak usaha MAP dalam pengembangan jaringan pita lebar. Selain itu, keuntungan perseroan juga terdongkrak dari entitas asosiasi PT Indomarco Prismatama (Indomaret).

"Bisnis utama tetap didukung entitas anak Fiberstar dan Indomaret yang pada triwulan I ini mencatat keuntungan. Sementara KFC [FAST] belum menunjukan kinerja yang baik. Tapi kami berharap hingga akhir tahun akan ada perbaikan lagi," katanya dalam public expose Selasa (31/8/2021).

Adapun MAP atau FiberStar adalah entitas anak perseroan yang berfokus pada jaringan serat optik pita lebar hingga akhir 2020, telah menjangkau 17 provinsi, 135 kota dan kabupaten dengan panjang gelaran mencapai 28.714 kilomerter, atau naik 82,6 persen dari 2019.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top