Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Fasilitas produksi Tesla Inc di Amerika Serikat.  - Bloomberg
Lihat Foto
Premium

Kembali ‘Kecele’ Wacana Tesla, Bagaimana Nasib Emiten Nikel?

Setelah sekian lama digaungkan, investasi Tesla Inc. terkait industri kendaraan dan baterai listrik di Indonesia tak kunjung terealisasi. Di sisi lain, kabar investasi Tesla di negara lain terus berdatangan.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
30 Juli 2021 | 14:46 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Nama Tesla Inc. sempat menjadi buah bibir pada pengujung 2020 hingga awal 2021. Hal itu tak lepas dari rencana perusahaan tersebut yang ingin berinvestasi di Indonesia terkait dengan bisnis kendaraan listrik.

Pemerintah Indonesia pun berkali-kali menyatakan adanya upaya mereka untuk melakukan pendekatan ke perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk tersebut. Pemerintah bahkan disebut berkali-kali melakukan pertemuan dengan perwakilan dari Tesla.

Pada pengujung tahun lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sempat dihubungi oleh Tesla. Perusahaan itu disebut melihat Indonesia punya potensi karena memiliki cadangan nikel ore terbesar di dunia.

Bahkan sempat disebut bahwa perusahaan Amerika Serikat tersebut akan melibatkan emiten tambang PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Inalum (Persero). 

Namun, hingga saat ini Tesla belum kunjung menunjukkan batang hidungnya untuk berinvestasi di bisnis kendaraan listrik dan begitu pula baterai untuk kendaraan listrik.

Indonesia bahkan berkali-kali harus melihat Tesla menjalin kesepakatan untuk berinvestasi di negara-negara lain sepanjang tahun ini.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top