Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400.000 ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten, Selasa, (18/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Lihat Foto
Premium

Kejutan Berlapis Chandra Asri (TPIA) : Investor Baru hingga Kinerja Moncer

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) akhirnya mendapatkan mitra baru untuk proyek kompleks petrokimia CAP2. Saham emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini pun langsung ngegas.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
30 Juli 2021 | 12:32 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pemasok produk petrokimia PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) mengumumkan kedatangan Thai Oil Public Company Limited (Thaioil) sebagai calon investor strategis baru.

Perusahaan kilang refinery milik PTT Public Company Limited tersebut bakal hadir sebagai pemodal baru perseroan lewat pembelian saham pada aksi rights issue TPIA dalam waktu dekat.

Nantinya, Thaioil akan memperoleh porsi 15 persen kepemilikan saham TPIA. Meski demikian, kepemilikan tersebut tidak akan menggerus persentase saham yang dimiliki PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dan SCG Chemicals Co Ltd selaku dua investor eksisting TPIA saat ini.

“Ini adalah momen yang luar biasa bagi Chandra Asri. Hasil dari right issue akan secara signifikan meningkatkan rencana kami untuk mengembangkan kompleks petrokimia kedua kami, seiring dengan langkah Perseroan untuk mempercepat pengambilan FID [Final Investment Decision] pada tahun 2022,” tutur Presiden Direktur TPIA Erwin Ciputra lewat siaran pers yang diterima Bisnis, Jumat (30/7).

Dana segar dari injeksi yang dilakukan Thaioil serta SCG melalui rights issue tersebut diperkirakan mencapai US$1,3 miliar. Jika dikonversi ke rupiah, maka angkanya setara dengan Rp18,85 triliun [kurs Rp14.500 per dolar AS].

Konon, pembangunan kompleks petrokimia kedua TPIA, yang dikenal sebagai CAP2, memang membutuhkan dana jumbo yang ditaksir bakal menyentuh US$5 miliar. Selain investasi Thaioil, dana tambahan dari aksi rights issue berikut sumber lain diharapkan bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top