Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Balada Industri Batu Bara Pacu Investasi Tambang Baru
Lihat Foto
Premium

Balada Industri Batu Bara Pacu Investasi Tambang Baru

Saat ini tidak mudah bagi produsen batu bara untuk memacu produksi dengan membuka tambang baru, di tengah meningkatnya kampanye untuk meninggalkan konsumsi energi kotor.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
11 Juni 2021 | 10:54 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara yang berada di level tertinggi dalam beberapa tahun dinilai belum cukup memacu investasi di tambang baru.

Harga emas hitam itu melonjak lantaran permintaan dari China ke Eropa mengalami rebound setelah terpukul pandemi Covid-19.

Kendati begitu, perusahaan tambang tetap ragu untuk berinvestasi dalam proyek baru karena akses pembiayaan yang makin sulit didapatkan. Apalagi, banyak negara mulai berkomitmen untuk membatasi konsumsi bahan bakar kotor seperti batu bara.

Hal ini tentu saja memunculkan tanda tanya atas permintaan jangka panjang.

Kondisi tersebut bertentangan dengan siklus komoditas biasanya, di mana harga tinggi merupakan sinyal untuk meningkatkan produksi sehingga dapat membawa pasar kembali ke keseimbangan.

"Kami memperkirakan sebagian besar penambang batu bara yang mengekspor ke pasar lintas laut akan berusaha menyerap kenaikan harga batu bara saat ini untuk meningkatkan neraca, daripada berkomitmen untuk mendorong pasokan baru," kata Viktor Tanevski, analis utama di Wood Mackenzie Ltd seperti dikutip Bloomberg, Jumat (11/6/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top