Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi tumpukan Bitcoin. - Bloomberg/Chris Ratcliffe
Premium

Fase Death Cross Dialami Bitcoin, Sinyal Jual?

09 Juni 2021 | 15:32 WIB
Sinyal bearish kembali muncul bagi aset kripto berkapitalisasi terbesar di dunia yakni Bitcoin.

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Bitcoin dan aset kripto lain kembali menunjukkan penurunan dalam satu  pekan terakhir. Hal itu tak lepas dari kebijakan moneter yang ditempuh Amerika Serikat dan pengetatan regulasi aset kripto di China.

Berdasarkan laporan Bloomberg pada Rabu (9/6/2021), harga Bitcoin turun 2 persen ke kisaran US$33.000 hingga pukul 11.23 siang waktu Hong Kong. Adapun harga aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia tersebut telah anjlok sekitar 10 persen sepanjang bulan Juni 2021.

Di tengah kejatuhan harga Bitcoin beberapa pekan terakhir, pengamat analisis teknikal aset kripto menilai adanya fenomena yang tidak menyenangkan.

Fenomena yang terjadi adalah pergerakan Bitcoin menunjukkan sinyal bearish yang dikenal sebagai death cross.

Adapun, dalam analisis teknikal perdagangan aset kripto, dikenal dua istilah yakni golden cross dan death cross. Keduanya adalah garis yang mengukur harga rata-rata aset kripto untuk jangka waktu tertentu berdasarkan moving average (MA).

Misalnya, MA 200 yang mengukur harga rata-rata aset kripto selama 200 hari terakhir dan MA 50 mengukur harga rata-rata aset kripto selama 50 hari terakhir, maka golden cross dan death cross dalam hal ini berfungsi sebagai garis support dan resistance.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top