Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Direktur PT Bank MNC Internasional Tbk. Mahdan (tengah) berbincang dengan Komisaris Independen Jeny Gono (dari kiri), Presiden Komisaris Ponky N. Pudijanto, Direktur Hermawan dan Direktur Rita Montagna, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Premium

Kunjungan ke Bulan Saham Emiten Hary Tanoe dan Rencana Bank MNC (BABP)

08 Juni 2021 | 08:16 WIB
Beberapa waktu terakhir, saham-saham Grup MNC kompak menguat. Terbawa sentimen MotionBanking PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP)?

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten-emiten Grup MNC terbang ke bulan pada sesi perdagangan saham, Senin (7/6/2021). Tak satu pun emiten penghuni grup konglomerasi pimpinan Hary Tanoesoedibjo tersebut absen mengalami penguatan.

Saham-saham tersebut bergerak naik seiring membludaknya antusiasme investor menyambut kedatangan MotionBanking, platform layanan bank digital dan aplikasi super yang dikelola PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP), anak usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP).

Sebenarnya, kenaikan ini bukan merupakan yang pertama. Sudah sejak 2 pekan terakhir, saham-saham Grup MNC kompak mendaki dengan BABP dan BCAP sebagai pemimpin terdepan.

Pendiri Indonesia Superstocks Community (ISC) Edhi Pranasidhi menilai ketertarikan mayoritas investor terhadap saham BABP dan saham-saham terafiliasinya banyak terpengaruh janji dan rencana yang telah diutarakan perusahaan tersebut. Seiring peluncuran MotionBanking, Grup MNC sempat menjanjikan bahwa BABP akan diintegrasikan dengan berbagai unit bisnis di konglomerasi tersebut sehingga bisa kelimpahan banyak nasabah baru.

“BCAP ini kalau dilihat profit bank in the making, mereka sedang berusaha mewujudkan ambisi mereka. Dengan dukungan Grup MNC yang memiliki jangkauan cukup luas, harus diakui bahwa mereka punya peluang,” tuturnya dalam seminar daring bertajuk BABP to The Moon, Senin (7/6).

Apabila dikaitkan dengan fenomena lonjakan saham bank digital lain seperti yang pernah dialami PT Bank Jago Tbk. (ARTO) dan PT Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK), kenaikan harga BABP ini bahkan dinilai Edhi masih tergolong rendah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top