Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pegawai money changer merapikan uang nominal Rp50.000 dan Rp100.000 di Jakarta, Indonesia, Selasa (18/8/2020). - Bloomberg/Dimas Ardian
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis : Ratusan Miliar Duit Antam untuk Bisnis Nikel

Antam tidak main-main dalam mengembangkan bisnis nikel. Alokasi belanja modal ratusan miliar dianggarkan oleh emiten BUMN tambang tersebut.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com
02 Juni 2021 | 15:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mengalokasikan mayoritas belanja modal alias capital expenditure periode 2005 untuk segmen produksi nikel.

Aneka Tambang (Antam) memiliki ambisi besar dalam penghiliran komoditas nikel. Alokasi cukup besar diberikan perseroan dalam porsi capital expenditure (capex) 16 tahun silam.

Komposisi alokasi belanja modal emiten berkode saham ANTM itu terekam dalam pemberitaan Koran Bisnis Indonesia edisi 2 Juni 2005 di artikel berjudul ‘Capex Antam untuk nikel Rp981 miliar’.

Dokumen laporan Antam yang diperoleh Bisnis saat itu menunjukkan alokasi perseroan untuk segmen produksi nikel sekitar Rp981 miliar. Nilai itu setara dengan 84 persen dari total investasi Rp1,16 triliun pada 2005.

Sementara itu, untuk segmen emas dan lainnya serta kebutuhan kantor, Antam menganggarkan investasi masing-masing Rp58 miliar dan Rp125 miliar.

Secara detail, laporan itu mengungkapkan senilai Rp881 miliar untuk pengembangan proyek FeNI III. Selanjutnya, Rp90 miliar untuk aliansi strategis dan Rp87 miliar untuk belanja rutin.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top