Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
PT Indomarco Prismatama (Indomart) - Istimewa
Premium

Prospek Kinerja Saham DNET Usai Berlarut-larutnya Boikot Indomaret

31 Mei 2021 | 18:19 WIB
Aksi boikot berkepanjangan terhadap gerai Indomaret, diperkirakan memberi pengaruh tersendiri bagi kinerja saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) ke depan.

Bisnis.com, JAKARTA – Pekan lalu, peritel dihebohkan dengan aksi buruh boikot produk Indomaret. Kelompok serikat pekerja yang didampingi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan serangkaian kampanye boikot terhadap PT Indomarco Prismatama atau Indomaret Group.

Seperti diberitakan Bisnis (27/5/2021), kampanye boikot Indomaret tersebut digulirkan menyusul persidangan yang dijalani salah satu pekerja perusahaan tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Pekerja PT Indomarco Prismatama di Jakarta Utara Anwar Bessy menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dia dilaporkan secara pidana oleh perusahaan akibat rusaknya dinding gypsum saat buruh menuntut THR 2020 dibayarkan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kampanye boikot mulai dilakukan pada 27 Mei 2021 di depan perusahaan PT Indomarco Prismatama yang ada di Jakarta Utara. Aksi buruh dilakukan dengan membentangkan spanduk dan poster di ratusan toko yang berisi ajakan memboikot produk Indomaret dan tidak berbelanja di Indomaret. 

Dalam hal ini, KSPI menilai perusahaan diduga mengkriminalisasi buruhnya serta tidak membayarkan hak-hak buruh sesuai dengan peraturan perusahaan. Aksi demonstrasi dan boikot pun bakal dilakukan sampai tuntutan buruh dituruti.

Adapun tuntutan para buruh mencakup desakan untuk membebaskan Anwar Bessy. Perusahaan juga diminta untuk memenuhi seluruh hak buruh sesuai dengan ketentuan perusahaan dan segera membuat perjanjian kerja bersama yang berlaku untuk seluruh pekerja Indomaret di Indonesia.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top