Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Mulai dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. hingga PT Krakatau Steel Tbk. (KRAS), BUMN Sowan ke Senayan. (Bloomberg - Brent Lewin)
Premium

Prospek Krakatau Steel (KRAS) Usai Tutup Kisah Rugi 8 Tahun

27 Mei 2021 | 05:20 WIB
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) membidik pendapatan Rp28 triliun pada 2021. Bagaimana prospek saham dan kinerja selanjutnya?

Bisnis.com, JAKARTA — PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) mengakhiri rentetan kerugian yang dialami dalam 8 tahun terakhir atau sejak 2012.

Emiten produsen baja badan usaha milik negara (BUMN) itu membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$23,67 juta pada 2020. Nilai itu setara dengan Rp326 miliar menurut Manajemen Krakatau Steel (KS).

KRAS sebenarnya membukukan penurunan  pendapatan secara year-on-year (yoy) pada 2020. Nilai yang dikantongi menciuut 4,7 persen dari US$1,42 miliar pada 2019 menjadi US$1,35 miliar per 31 Desember 2020.

Kendati demikian, perseroan mampu menekan beban pokok pendapatan hingga menciut 13,44 persen secara tahunan. Dengan demikian, laba bruto yang dikantongi melesat 721,66 persen menjadi US$138,78 juta pada 2020.

Sejalan dengan inisiatif efisiensi, KRAS menurunkan biaya operasional 41 persen yoy dari Rp4,8 triliun pada 2019 menjadi Rp2,8 triliun pada 2020. Penurunan ini terjadi untuk biaya energi 46 persen menjadi Rp295 miliar, biaya utilitas 27 persen menjadi Rp564 miliar. 

Adapun, biaya consumable dan sparepart masing-masing menciut 61 persen dan 59 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top