Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Gedung Astra Motor di Jl. Sudirman saat terkena amuk massa dalam peristiwa Malari
Premium

Historia Bisnis : Gentar bin Pasrah, Astra International Siapkan Mobil Murah

26 Mei 2021 | 13:10 WIB
Pangsa pasar grup Astra di industri otomotif diproyeksikan turun sehingga menekan penjualan dan memaksa perusahaan yang dibidani oleh taipan William Soeryadjaya itu untuk mencari kompensasi penurunan melalui bisnis lain.

Bisnis.com, JAKARTA — Berawal dari PN Gaya Motor, yang kelak berganti nama menjadi PT Gaya Motor, William Soeryadjaya berhasil menjadikan Astra International sebagai agen tunggal mobil-mobil merek Toyota pada Juni 1969, dan kemudian menyusul merek-merek Jepang  lainnya, seperti Honda, mesin foto kopi Xerox, traktor Komatsu hingga Daihatsu.

Bintang Astra pun semakin terang bersinar hingga Christianto Wibisono dari Pusat Data Business Indonesia (PDBI) memperkirakan omzet konglomerat Keluarga Soeryadjaya bisa mencapai Rp6,7 triliun pada 1991 melalui 312 perusahaan yang dimilikinya.

“Astra harus menjadi pohon yang rindang yang buahnya manis dan enak agar disukai masyarakat. Kalau pohon ini isinya ular berbisa ya akan ditebang. Makanya perusahaan ini harus profit agar bisa memperluas bisnis sehingga bisa menampung banyak tenaga kerja, bisa menaikkan gaji karyawan, membayar pajak hingga melatih karyawannya agar berkembang,” ujar William atau sering disebut sebagai Om Willem, selepas kejadian Malari pada 15 Januari  1974, seperti dikutip dari Man of Honor, Kehidupan, Semangat, dan Kearifan William Soeryadjaya yang ditulis Teguh Sri Pambudi dan Harmanto Edy Djatmiko pada 2012.

Namun seiring dengan ‘rindangnya pohon’, tiupan angin pun semakin keras berhembus salah satunya dari anak penguasa Orde Baru kala itu.

Pada 1996, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto pertama kali memperkenalkan mobil Timor kepada Soeharto, Presiden ke-2 Indonesia sekaligus ayahnya.

Mobil hasil kerja sama dengan Korea Selatan itu diperkenalkan langsung di Istana Negara pada Senin 26 Februari 1996, di Gedung Bina Graha, Istana Negara, Jakarta Pusat.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top