Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Aktivitas pemindahan muatan batu bara dari tongkang ke kapal induk dengan floating crane oleh anak usaha PT Indika Energy Tbk. (INDY). - indikaenergy.co.id\\r\\n
Premium

Produsen Batu Bara Siap Kerek Produksi, Emiten Mana Terbesar?

25 Mei 2021 | 06:55 WIB
Sudah ada beberapa perusahaan yang mengajukan revisi rencana kerja dan anggaran biaya atau RKAP ke Kementerian ESDM.

Bisnis.com, JAKARTA — Para produsen batu bara siap menangkap peluang dari dilebarkannya keran ekspor komoditas emas hitam pada 2021.

Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan penurunan keekonomian kegiatan pertambangan secara global pada tahun lalu. Dengan pertimbangan itu, pemerintah memberikan dukungan dengan menambah jumlah produksi batu bara pada 2021 untuk penjualan ke luar negeri sebesar 75 juta ton.

Alhasil, produksi dapat melonjak hingga 625 juta ton atau menjadi rekor tertinggi selama ini. Selain itu, tambahan produksi batu bara tersebut tidak akan dikenakan kewajiban persentase penjualan batu bara untuk kepentingan dalam negeri.

Adanya kebijakan tersebut diperkirakan bakal mengakselerasi produksi batu bara yang masih berjalan lambat. Per 24 Mei 2021, realisasi produksi batu bara baru mencapai 215,67 juta ton atau 39,21 persen dari target produksi awal sebanyak 550 juta ton.

Di tengah kondisi itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan sudah ada beberapa perusahaan yang mengajukan revisi RKAB ke Kementerian ESDM untuk memanfaatkan tambahan kuota ekspor tersebut.

“Dengan kecenderungan harga yang menguat, sangat terlihat kalau demand memang sedang bagus dan ini yang akan dimanfaatkan oleh perusahaan,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (24/5/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top