Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Logo PT Bank Jago Tbk. Bank ini dahulu bernama PT Bank Artos Indonesia Tbk. Setelah pemegang saham baru masuk, bisnis model bank diubah dengan fokus melayani segmen menengah dan mass market dan bertumpu pada teknologi digital. - Istimewa
Premium

Percikan Berkah Merger Gojek-Tokopedia untuk Bank Jago (ARTO)

24 Mei 2021 | 19:15 WIB
Jumlah penduduk lebih besar dan basis pengguna jumbo yang dimiliki Gojek maupun Tokopedia digadang-gadang akan menjadi berkah bagi Bank Jago.

Bisnis.com, JAKARTA— Setelah berfluktuasi sepanjang pekan lalu, laju saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) kembali meroket pada Senin (24/5/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham emiten perbankan digital itu menyentuh level harga Rp10.650 pada penutupan Senin (24/5/2021) atau naik 5,71 persen alias 575 poin dari posisi sehari sebelumnya.

Fluktuasi yang terjadi dalam sebulan terakhir tidak lepas dari pasang surut yang mengiringi kabar merger antara dua startup dengan valuasi terbesar di Indonesia, PT Tokopedia dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek. Nama yang terakhir disebut merupakan salah satu pemegang saham ARTO.

Kini, seiring telah rampungnya merger yang diumumkan pada Senin (17/5/2021), banyak yang meyakini prospek ARTO akan lebih solid.

“Kami memandang bahwa ARTO, sebagai bank digital, sudah dilengkapi berbagai hal yang akan membuat mereka berpotensi sebagai pesaing yang kuat di industri perbankan,” tutur analis Ciptadana Sekuritas Erni Marsela dalam publikasi risetnya Senin (17/5/2021) pekan lalu.

Bank Jago, yang mencitrakan diri sebagai pionir bank digital dalam negeri, dinilai Erni akan bisa curi start untuk menggaet mayoritas generasi Z dan milenial akhir.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top