Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi Bitcoin. - Bloomberg/Chris Ratcliffe
Premium

Perang Nasib Ethereum dan Dogecoin saat Sinar Bitcoin sedang Redup

07 Mei 2021 | 17:06 WIB
Meski Bitcoin tengah meredup, tetapi mata uang kripto masih menjadi incaran para investor. Bagaimana nasib Ethereum dan Dogecoin ke depannya?

Bisnis.com, JAKARTA — Dalam sebulan terakhir, pergerakan harga Bitcoin boleh saja menampakkan grafik merah. Namun, hal tersebut tidak serta merta membuat perdagangan cryptocurrency kehilangan magnetnya.

Saat aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu sedang rehat, giliran Ethereum, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia yang unjuk gigi.

Hingga Jumat (7/5/2021) pukul 12.00 WIB, harga Ethereum telah menyentuh level US$3.497 atau setara Rp49,2 juta. Nominal tersebut telah mengembang 77,3 persen dibandingkan harga sebulan lalu, ketika masih diperdagangkan di kisaran US$1.972.

Mengacu data Coinbase, secara tahun berjalan (year-to-date/ytd), Ethereum bahkan telah melalui penguatan 170 persen lebih dari kisaran US$730 per keping.

Bandingkan, misal, dengan Bitcoin. Walau masih jadi aset paling sakti di pasar kripto, secara ytd, penguatan Bitcoin berada di kisaran 99,32 persen. Tepatnya, dari posisi US$404,59 juta jadi US$806,46 juta.

Sementara itu, dalam 30 hari terakhir, tren Bitcoin cenderung landai. Bahkan, melemah 0,39 persen dari kisaran harga US$809,68 juta pada 7 April 2021.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top