Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk Garibaldi Thohir (tengah) didampingi CFO Lie Luckman (kiri) dan Wakil Presiden Direktur Christian Ariano Rachmat (kanan) menjawab pertanyaan awak media seusai RUPST di Jakarta, Selasa (30/4/2019). - ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Premium

Historia Bisnis: Alam Tri Abadi Tebus Adaro (ADRO) US$378 Juta dari Australia

06 Mei 2021 | 14:18 WIB
Anggota konsorsium yang membeli saham Adaro (ADRO) dari Australia adalah Edwin Soeryadjaya, Teddy P. Rachmat, dan mendiang Benny Subianto dan Boy Garibaldi Thohir

Bisnis.com, JAKARTA - PT Adaro Indonesia mulanya dimiliki oleh kongsi Beckett Pte Ltd yang dikendalikan taipan Sukanto Tanoto yang berkongsi dengan New Hope Corporation Limited, Australia. 

Akan tetapi pada 2005, para Konglomerat lokal bekerjasama untuk memborong perusahaan batu bara itu. Perpindahan saham itu menjadi laporan Bisnis Indonesia edisi 6 Mei 2005 dengan tajuk 'Akuisisi 49% Adaro Rampung Pekan Depan'.

Dalam edisi 16 tahun lalu itu, Adaro yang kemudian hari dinobatkan sebagai raksasa batu bara dunia itu ditebus 49 persen sahamnya oleh konsorsium PT Alam Tri Abadi yang  dimiliki oleh Boy Garibaldi Thohir dengan menggandeng para taipan alumni Astra seperti Theodore Permadi Rachmat (kini Wakil Presiden Komisaris) mendiang Benny Subianto hingga Edwin Soeryadjaya (kini Presiden Komisaris).

 

Saat itu, Garibaldi 'Boy" Thohir, salah satu peserta konsorsium pendiri Alam Tri Abadi, mengatakan setelah proses akuisisi itu rampung, pihaknya akan segera meningkatkan produksi Adaro menjadi sekitar 35 juta ton dari sebelumnya 26 juta ton per tahun.

“Perjanjian jual beli bersyarat mudah-mudahan bisa ditandatangani minggu depan di Singapura. Selanjutnya [Alam Tri Abadi] akan bergabung dengan Dianlia [PT Dianlia Setyamukti, pemilik 51% saham Adaro],” katanya ketika itu. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top