Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Petugas mengoperasikan panel monitor di ruang kontrol PT.MNC Sky Vision, Jakarta, Kamis (20/12). /ANTARA - Yudhi Mahatma.
Lihat Foto
Premium

Kala ‘Konflik’ Kominfo dengan MNCN, VIVA dkk. Mengemuka

Sejumlah lembaga penyiaran swasta (LPS), termasuk anak usaha dari PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Trans Media Corpora memprotes keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com
04 Mei 2021 | 07:19 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mempertahankan hasil seleksi awal dalam penetapan lembaga penyiaran swasta (LPS) pemenang penyelenggara multiplexsing di 22 provinsi, menuai protes dari sejumlah stasiun televisi.

Seperti diketahui, Kominfo menetapkan LPS pemenang penyelenggara multipleksing di 22 provinsi. Dari sisi jumlah wilayah, penetapan ini tidak berbeda dengan saat pengumuman hasil evaluasi dan bisnis yang diumumkan pada Senin (26/4).

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan Kemenkominfo telah menetapkan pemenang seleksi Penyelenggara Multipleksing di 22 provinsi. 

Jumlah yang ditetapkan tidak berubah dengan kondisi seminggu yang lalu, meski mayoritas LPS peserta seleksi yakni sebanyak 5 dari 9 LPS  telah mengajukan sanggahan.

Adapun, PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Trans Media Corpora - melalui anak usahanya masing masing -  menguasai 9 wilayah dari 22 wilayah yang diseleksi. PT Media Televisi Indonesia (Metro TV) juga mencatatkan pencapaian serupa.

Kemudian PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) melalui ANTV dan TvOne menguasai 5 wilayah. Nusantara Media Mandiri (Nusantara TV) mengusai 2 wilayah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top