Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja memuat tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, di Petajen, Batanghari, Jambi, Jumat (11/12/2020). -  ANTARA FOTO / Wahdi Septiawan
Premium

Emiten Debutan Terima Berkah Harga CPO, Siapa Layak Koleksi?

04 Mei 2021 | 08:06 WIB
Berdasarkan data Bursa Malaysia pada Senin (3/5/2021), harga CPO kontrak Juli 2021 terpantau naik 216 poin ke harga 3.868 ringgit per ton. Dalam perdagangan harian ini harga CPO sempat mencatat level tertinggi pada 4.095 ringgit per ton.

Bisnis.com JAKARTA — Harga minyak mentah kelapa sawit (crude palm oil/CPO) terus mendidih memasuki perdagangan perdana Mei 2021.

Namun kinerja mentereng harga CPO ini belum diikuti oleh emiten-emiten yang memiliki pabrik dan kebun di Tanah Air. 

Dari 23 emiten CPO yang terpantau Bisnis berdasarkan penutupan perdagangan Senin (3/5/2021) hanya tiga emiten debutan yang harga sahamnya mentereng di zona hijau yakni PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), Pinago Utama Tbk (PNGO), PT Fap Agri Tbk. (FAPA) hingga Palma Serasih Tbk. 

Sedangkan emiten lainnya yang berada di Zona Hijau didominasi Kelompok Sampoerna, Salim dan Sinarmas yakni PT Salim Ivomas Pratama Tbk, PT Sampoerna Agro Tbk. serta perusahaan milik Theodore Permadi Rachmat (TP Rachmat) lainnya, PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG).(lihat tabel) 

Rendahnya apresiasi terhadap emiten sawit ini justru berkebalikan dengan harga CPO di dunia. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top