Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Gulungan kabel tembaga di sebuah pabrik di Hungaria. - Bloomberg/Akos Stiller
Premium

Rekor Harga Tembaga Poles MEDC, MDKA, hingga PSAB

28 April 2021 | 18:45 WIB
Kenaikan harga tembaga menjadi sentimen positif untuk emiten yang memiliki lini bisnis komoditas tersebut.

Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan harga tembaga yang sempat menyentuh level tertinggi sejak 2011 menjadi angin segar bagi emiten yang memiliki bisnis pertambangan logam seperti PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB).

Berdasarkan data Bloomberg pada Selasa (27/4/2021), harga tembaga pada London Metal Exchange (LME) sempat menguat hingga ke level US$9.780 per ton, atau level tertingginya sejak Agustus 2011 lalu, sebelum parkir pada level US$9.751 per ton.

Adapun, secara year to date (ytd), harga komoditas yang dijuluki sebagai kompas perekonomian global ini telah menguat sebesar 25,56 persen pada LME.

Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio mengatakan kenaikan harga tembaga menjadi sentimen positif bagi emiten yang juga mendulang keuntungan dari komoditas tersebut.

Untuk Merdeka Copper Gold, lanjut dia, sudah membidik prospek tembaga dengan joint venture agreement (JVA) bersama Thingshan Group yang diharapkan dapat meningkatkan produksi tembaga serta hasil logam variatif lainnya dari tambang seperti emas, perak, seng, dan nikel.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top