Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
SPBU BP-AKRA di kawasan Meruya, Jakarta. - Dok. AKR Corporindo
Premium

Di Balik Rapor Mentereng dan Kepercayaan Diri AKR Corporindo (AKRA)

26 April 2021 | 15:37 WIB
PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) mencatatkan kinerja mentereng pada kuartal I/2021. Apa strategi perusahaan untuk mempertahanan performa pada tahun ini?

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan distributor minyak dan solusi rantai suplai terintegrasi PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) kembali menyita perhatian dengan kinerjanya.

Sepanjang kuartal I/2020, perseroan mendulang laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp305,31 miliar, alias naik 34,04 persen dibandingkan torehan Rp227,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Padahal, pada saat bersamaan, dalam laporan keuangannya perseroan melaporkan penurunan pendapatan hingga 19,44 persen secara year-on-year (yoy). Tepatnya, dari Rp4,8 triliun menjadi Rp3,57 triliun saja.

Rapor tersebut bikin saham AKRA kembali menunjukkan tanda-tanda bangkit pada perdagangan terakhir pekan lalu, setelah pergerakannya cenderung tertekan sejak awal tahun. Pada Jumat (24/4), hari yang sama ketika laporan keuangan kuartal I/2021 dipublikasikan, saham AKRA ditutup menguat lebih dari 4,5 persen ke level Rp3.250 dari posisi sehari sebelumnya.

Namun, pada sesi perdagangan pertama, Senin (26/4), sahamnya melemah tipis 0,62 persen ke posisi Rp3.230. Meski demikian, secara tahun berjalan (year-to-date/ytd), harga saham AKRA saat ini hanya tinggal berjarak sekitar 1,2 persen dari harga awal tahun yang berada di level Rp3.270.

Meski mengalami koreksi pada awal perdagangan awal pekan ini, Head of Research Kiwoom Sekuritas Ike Widiawati menilai saham AKRA masih menarik. Bukan hanya karena laba atau aspek fundamental yang makin solid, tetapi juga secara pergerakan teknikal.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top