Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Simbol mata uang kripto ditampilkan di layar selama Crypto Investor Show di London, Inggris, pada 10 Maret 2018.
Premium

Bursa Kripto Turki Kolaps, Bagaimana dengan Indonesia?

23 April 2021 | 18:07 WIB
Kasus kolapsnya exchanger aset kripto di Turki yakni Thodex menjadi fenomena tersendiri di pasar cryptocurrency global.

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu exchanger mata uang kripto terbesar di Turki yakni Thodex, menyatakan tidak mampu untuk melanjutkan operasionalnya, setelah pendirinya membawa kabur aset nasabahnya.  

Kondisi tersebut membuat ratusan ribu investor khawatir dana mereka lenyap. Apalagi pihak berwenang Turki juga sedang berupaya mencari pendiri Thodex yang melarikan diri dari negara tersebut.

Melansir Bloomberg Jumat (23/4/2021), fenomena tersebut memunculkan kebingungan akan berapa banyak nasabah Thodex yang terpengaruh, serta berapa banyak uang yang telah hilang. 

Sementara itu, Chief Executive Officer Thodex Faruk Fatih Ozer berjanji untuk mengembalikan uang investor dan kembali ke Turki untuk menyelesaian permasalahan yang telah dilakukannya. Pemerintah juga telah memblokir rekening perusahaan dan menggerbek kantor pusat di Istanbul. 

Adapun kerugian ditaksir mencapai US$2 miliar, menurut surat kabar Haberturk. Selain itu, pengacara para korban mengatakan uang yang diinvestasikan oleh sekitar 390.000 pengguna aktif menjadi tidak dapat diambil kembali.

Namun, kedua angka tersebut telah dibantah oleh Ozer. Menurutnya, hanya 30.000 nasabah yang asetnya terdampak.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top