Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Peletakan batu pertama pembangunan jaringan pipa gas transmisi Cirebon-Semarang sepanjang 255 km di rest area KM 379 Tol Batang-Semarang, Jumat (7/2/2020). ANTARA -  I.C.Senjaya
Lihat Foto
Premium

Nasib BNBR dan Perbedaan Pendapat BPH Migas-ESDM di Proyek Pipa Gas Cisem

BPH Migas bakal menyurati Presiden Joko Widodo terkait dengan kelanjutan Proyek pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com
23 April 2021 | 09:55 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Teka-teki mengenai kelanjutan penggarapan proyek strategis nasional, pembangunan pipa transmisi gas Cirebon—Semarang (Cisem) masih terus mengemuka.

Seperti diketahui, berdasarkan aturan lelang Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) menjadi perusahaan yang melanjutkan proyek pemipaan gas Cirebon—Semarang alias Cisem.

Kepastian BNBR mendapatkan kesempatan menggarap proyek itu setelah PT Rekayasa Industri (Rekind) mengembalikan hak lelang ke BPH Migas dan mundur dari proyek itu pada 2006. Rekind awalnya merupakan pemenang tender proyek tersebut sejak 2006 lalu.

Namun, saat proses komunikasi antara BNBR dengan BPH Migas terkait dengan keputusan perusahaan Bakrie Group untuk menggantikan Rekind, muncul surat dari Kementerian ESDM yang ditujukan ke BPH Migas.

Dalam hal ini Bisnis, mendapatkan salinan surat itu pada 11 April 2021, atau beberapa hari sebelum tenggat waktu yang ditentukan BPH Migas kepada BNBR untuk menyiapkan performance bond pada 15 April 2021.

Adapun, berdasarkan surat yang bertanggal 1 April 2021 dan ditandatangani oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif tersebut, disebutkan bahwa proyek pipa gas Cisem diputuskan bakal dibangun dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top