Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Proses syuting sebuah program televisi di SCTV, salah satu stasiun televisi yang dikelola PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA)  - scm.co.id
Premium

Nasib SCMA, MNCN, MDIA saat Penetrasi Televisi Konvensional Melandai

22 April 2021 | 18:33 WIB
Turunnya penetrasi dan rating televisi konvensional menjadi tantangan bagi emiten media seperti PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN), dan PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA). Bagaimana prospek kinerjanya?

Bisnis.com, JAKARTA — Tahun 2020, sekali lagi menjadi momen televisi konvensional mengalami hambatan pertumbuhan. Dalam rilis teranyarnya, Nielsen Indonesia menyebut bahwa sepanjang kuartal IV/2020, penetrasi televisi konvensional berada di kisaran 86 persen.

Angka tersebut memang masih tinggi, tetapi turun drastis dibandingkan penetrasi televisi pada kuartal IV/2016 atau 4 tahun sebelumnya, yang sebesar 96 persen.

Data Nielsen TV Audience Measurement juga menyebutkan bahwa rata-rata durasi orang Indonesia menonton televisi pada kuartal IV/2020, adalah 5:00:41. Angka tersebut berkurang drastis misalnya, jika dibandingkan dengan rata-rata kuartal I/2019, yang berada di kisaran 5:05:27.

“Kalau di-breakdown, yang banyak turun ada di segmen medium viewers dan heavy viewers [penonton loyal]. Sementara itu, penonton ringan atau light viewers proporsinya masih naik. Ini mungkin dikarenakan mulai banyak penonton televisi yang menyaksikan tayangan sambil bermain smartphone atau mengonsumsi konten digital lain,” terang Direktur Eksekutif Nielsen Indonesia Hellen Katherina dalam paparan Mengungkap Mitos Media Selama Masa Pandemi, Kamis (22/4/2021).

Menariknya, sebagian besar perusahaan pengelola televisi konvensional yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap mendulang kinerja moncer sepanjang tahun lalu. Pelemahan tren penetrasi tersebut seolah tak berdampak ke pundi-pundi pemasukan mereka.

Lihat saja kinerja PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA). Anak usaha grup konglomerasi PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) yang mengelola stasiun televisi SCTV tersebut mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,14 triliun pada 2020. Nominal tersebut tumbuh 7,3 persen dibandingkan rapor Rp1,07 triliun pada 2019.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top