Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pengusaha Aburizal Bakrie (pegang mik) berpidato pada puncak peringatan 100 Tahun Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) pada 2011. - Antara/Audy Alwi.
Premium

Historia Bisnis : Barisan Emiten Grup Bakrie Rajai Bursa

21 April 2021 | 15:30 WIB
Emiten afiliasi Grup Bakrie merajai pasar dengan mencetak nilai transaksi mencapai 57 persen dari total transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 April 2009.

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai transaksi harian di tujuh saham emiten afiliasi Grup Bakrie sempat merajai pasar pada 20 April 2009 dengan total Rp3,03 truliun.

Transaksi itu dibukukan oleh PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR), PT Bakrie Telecom Tbk. (BTEL), PT Bakrie Plantations Tbk. (UNSP), PT Bakrieland Development Tbk. (ELTY), PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), PT Darma Henwa Tbk. (DEWA), dan PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG).

Fenomena melonjaknya saham Grup Bakrie hingga membukukan total transaksi Rp3,03 triliun atau separuh lebih dari total nilai transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI) Rp5,32 triliun terekam dalam pemberitaan Koran Bisnis Indonesia edisi 21 April 2009.

Empat dari tujuh emiten Grup Bakrie melejit lebih dari 20 persen atau nyaris terkena sistem  penolakan otomatis auto rejection perdagangan bursa. Saham DEWA misalnya, melonjak paling tinggi sebesar 28,07 persen ke level  Rp146.

BNBR juga ikut melejit 27,63 persen diikuti oleh saham BUMI 24,37 persen dan BTEL 21,59 persen. Selanjutnya, UNSP melonjak 18,68 persen, ENRG 17,52 persen, dan ELTY 15,38 persen.

Ketentuan BEI yang berlaku saat itu suatu saham terkena auto rejection apabila harga penawaran atau pembelian lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan dengan harga penutupan terakhir dengan batasan 25 persen untuk harga saham berkisar Rp200—Rp5.000 dan 35 persen untuk harga saham berkisar Rp50 – Rp200.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top