Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Logo Bitcoin dan Ethereum ditampilkan di layar selama Crypto Investor Show 2018 di London, Inggris. (Mary Turner  -  Bloomberg)
Premium

Reli Bitcoin Cs Terjegal, Fenomena Kejatuhan 2018 Bakal Terulang?

19 April 2021 | 18:21 WIB
Bitcoin dan mata uang kripto lain pernah mengalami penurunan nilai tukar yang parah pada 2018, yang disebabkan oleh beberapa sentimen penjegal. Akankah hal itu terulang dalam waktu dekat?

Bisnis.com, JAKARTA – Layaknya rollercoaster, harga mata uang kripto Bitcoin sempat turun hingga 15 persen akhir pekan lalu. Penurunan itu terjadi setelah Bitcoin mencetak rekor tertinggi lantaran harganya sempat menembus US$64.000 usai debut Coinbase Global Inc. di lantai bursa. 

Melansir Coinmarketcap.com, Senin (19/4/2021) nilai tukar Bitcoin naik 3,41 persen secara harian ke level US$56.714. Kendati demikian, jika diakumulasi selama 7 hari terakhir, nilai tukar mata uang kripto tersebut terkoreksi 7,09 persen.

Hal tersebut juga memicu penurunan mata uang kripto lainnya seperti Binance Coin yang terkoreksi 18,59 persen dalam 7 hari terakhir. Meskipun demikian, secara harian, harga Binance Coin naik 12,38 persen ke level US$511 pada Senin (19/4/2021). Binance merupakan mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di dunia.

Sementara itu, Ethereum dan Dogecoin justru kompak menguat pada hari ini. Harga Ethereum, koin digital terbesar kedua berdasarkan nilai pasar, naik 4,27 persen secara harian dan 1,71 persen dalam 7 hari terakhir ke level US$2.231.

Di sisi lain, pada hari yang sama Dogecoin justru meroket 32,32 persen secara harian dan 458,18 persen dalam 7 hari terakhir, dengan parkir di level US$0,41.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top