Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pada perdagangan Rabu (10/9) IHSG sempat mengalami trading halt dan ditutup anjlok 5,01% atau 257,91 poin menjadi 4.891,46. Bisnis - Himawan L Nugraha
Premium

Historia Bisnis : Emiten Telko Grup Bakrie (BTEL) Raup Rp3,02 Triliun

14 April 2021 | 14:00 WIB
Emisi saham baru Bakrie Telecom (BTEL) dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) laris manis diserbu investor.

Bisnis.com, JAKARTA — Saham emiten telekomunikasi milik Grup Bakrie, PT Bakrie Telecom Tbk. (BTEL), sempat menjadi incaran para pelaku pasar 13 tahun silam.

Bakrie Telecom meraup dana segar Rp3,02 triliun setelah perseroan menyelesaikan penambahan modal dengan hak memesan hak efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue pada akhir Maret 2008.

Kesuksesan perseroan dalam menjaring dana segar dari investor itu terekam dalam pemberitaan Koran Bisnis Indonesia edisi 14 April 2008 di artikel berjudul ‘Bakrie Telecom raup Rp3,02 triliun dari rights issue,’.

Direktur Keuangan Bakrie Telecom yang kala itu dijabat oleh Jastiro Abi mengklaim penerbitan saham baru itu mengalami fully subscribed.

“Kami akan menggunakan uang hasil tersebut untuk memenuhi kebutuhan belanja modal tahun ini dan tahun depan,” ujarnya dikutip dari Koran Bisnis Indonesia edisi 14 April 2008.

Jastiro menjelaskan bahwa emiten berkode saham BTEL itu menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) US$600 juta atau Rp5,52 triliun hingga 2010.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top