Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Berkah dari China untuk Rencana IPO Startup Indonesia

12 April 2021 | 20:45 WIB
Kebijakan Pemerintah China kepada beberapa perusahaan digital di negaranya, berpeluang memberikan dampak positif kepada startup Indonesia terutama yang akan melantai di pasar modal.

Bisnis.com, JAKARTA – Rencana sejumlah startup Indonesia untuk melantai di lantai bursa diperkirakan mendapatkan momentum yang tepat, di tengah fenomena yang melanda sektor teknologi China.

Seperti diketahui, sejumlah raksasa perusahaan rintisan Indonesia dikabarkan telah menyiapkan diri listing di bursa domestik maupun luar negeri. Bahkan, ada pula yang berencana melakukan dual listing di dalam dan luar negeri.

Sebut saja Traveloka yang berencana melakukan dual listing dalam waktu dekat. Perseroan rencananya bakal melantai lebih dulu di Amerika Serikat melalui perusahaan akuisisi bertujuan khusus (special purpose acquisition company/SPAC). Setelahnya, mereka akan berupaya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (12/4/2021) Traveloka akan melantai di AS dengan valuasi US$5 miliar. Aksi korporasi itu akan dilakukan melalui perusahaan SPAC yang didukung oleh Richard Li dan Peter Thiel.

Langkah yang akan dilakukan oleh Traveloka diperkirakan juga dilaksanakan oleh perusahaan asal negara tetangga, yakni Grab Holdings Inc.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top