Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja melakukan inspeksi pengangkutan batu bara di atas ban berjalan. - Bloomberg / Dadang Tri
Lihat Foto
Premium

Babak Lanjutan Upaya Emiten Sinar Mas (GEMS) Berkelit Delisting

PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) menyatakan delisting adalah hal pertama yang dihindari para pemegang saham terutama GEAR selaku pengendali GEMS.
Herdanang Ahmad Fauzan
Herdanang Ahmad Fauzan - Bisnis.com
09 April 2021 | 14:47 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Upaya emiten pertambangan batu bara yang terafiliasi dengan Grup Sinar Mas, PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS), untuk kembali manggung di lantai bursa memasuki babak baru.

Terancam delisting akibat urung memenuhi aturan free floating Bursa Efek Indonesia (BEI), GEMS kini mengajukan skema baru untuk menaati regulasi tersebut. Opsi divestasi saham ditempuh pemegang saham perseroan baru-baru ini.

Divestasi telah mulai dilakukan pada 30 Maret 2021 lewat penjualan 264,70 juta lembar atau setara 4,5 persen saham GEMS yang dimiliki pemegang saham mayoritas Golden Energy Resources Ltd. (GEAR) kepada investor institusi bernama Ascend Global Investment Fund SPC.

Manajemen meyakini setelah penjualan tersebut saham GEMS otomatis telah memenuhi aturan free floating pada Ketentuan V Peraturan Bursa Nomor I-1, yang intinya mensyaratkan suatu emiten menjual 7,5 persen dari porsi saham keseluruhan kepada masyarakat.

Yang kemudian jadi kendala, ada kekhawatiran tentang keabsahan Ascend Internasional sebagai investor publik. Sebab bila dirunut seperti diwartakan The Insider Stories, Ascend rupanya punya hubungan sebagai pemegang saham joint-venture dengan GEAR dalam kepemilikan terhadap entitas bernama Golden Investment Australia Pte Ltd. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top