Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) menyelesaikan proses akhir pembuatan produk Spun Pile di Plant Karawang Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). - Bisnis/Dedi Gunawan
Premium

Giliran Dimohonkan PKPU, Bagaimana Proyeksi Kinerja Waskita Beton (WSBP)?

07 April 2021 | 14:13 WIB
PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) mendapat permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Bagaimana kondisi perusahaan sebenarnya dan proyeksi ke depan?

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten yang tersangkut perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kembali bertambah, kali ini giliran PT Waskita Beton Precast Tbk. Bagaimana prospek kinerja anak usaha perusahaan BUMN ini ke depannya?

Mengacu ke data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat (Jakpus), emiten berkode saham WSBP itu mendapat permohonan PKPU dari PT Hartono Naga Persada. Dalam petitumnya, seperti dikutip Bisnis pada Rabu (7/4/2021), pemohon meminta majelis hakim untuk menerima dan mengabulkan permohonan pernyataan PKPU Sementara yang diajukan untuk seluruhnya.

Tidak disebutkan berapa nilai maupun ihwal utang yang menjadi pokok dari permohonan perkara ini. Yang jelas, perkara bernomor 151/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN Jkt.Pst, yang didaftarkan pada Rabu (31/3), ini bakal mulai masuk ke persidangan pada Kamis (8/4). 

Seperti diketahui, WSBP adalah anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), perusahaan pelat merah di sektor konstruksi dan infrastruktur. Total kepemilikan saham WSKT di WSBP tercatat hampir 60 persen. 

Sementara itu, tak banyak informasi yang bisa diungkap terkait keberadaan Hartono Naga Persada. Satu-satunya informasi yang terungkap adalah perusahaan tersebut berdomisili di Jalan Ketanggungan-Slawi, Kecamatan Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah. 

Bisnis telah menghubungi pihak Hartono Naga soal permohonan PKPU terhadap WSBP. Meski membenarkan, pihak perusahaan enggan menjelaskan kronologi dan detail permohonan tersebut. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top