Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Alat berat membersihkan area penimbunan batu bara. -  Bloomberg / Nicolo Filippo Rosso
Premium

Menimbang Emiten Batu Bara di Tengah Lonjakan Harga Acuan April 2021

06 April 2021 | 21:48 WIB
Saham-saham perusahaan batu bara masih diperdagangkan dalam zona merah akibat sentimen dividen.

Bisnis.com, JAKARTA - Melonjaknya harga batu bara acuan (HBA) April 2021 sebesar 2,61 persen dibandingkan bulan sebelumnya menjadi pendorong optimisme emiten batu bara. 

Pemerintah menetapkan HBA April 2021, menjadi US$86,68 per ton. Jumlah ini naik US$2,21 per ton dari posisi Maret 2021 sebesar US$84,47 per ton.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan AS menjadi salah satu negara yang memiliki reaktor nuklir yang cukup besar, sehingga membutuhkan bahan baku dasar pendingin seperti batu bara yang cukup besar.

Namun, Biden menginginkan perubahan untuk tidak menggunakan batu bara lantaran merusak lingkungan. Pembangkit listrik yang biasanya identik dengan batu bara, AS akan mengandalkan tenaga surya dan angin seperti di Belanda dan Yugoslavia.

"Ini kemungkinan besar akan membawa harga batu bara akan kembali melandai. Kemarin sempat mengalami kenaikan itu menjadi hal yang wajar karena musim dingin yang ekstrim," kata Ibrahim kepada Bisnis, Selasa (6/4/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top