Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Mulai dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. hingga PT Krakatau Steel Tbk. (KRAS), BUMN Sowan ke Senayan. (Bloomberg - Brent Lewin)
Premium

Historia Bisnis : Rencana Prioritas Sofyan Djalil untuk KRAS

29 Maret 2021 | 18:00 WIB
Kementerian BUMN lebih memilih skema IPO dibandingkan dengan menjual langsung saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) kepada investor.

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian BUMN era kepemimpinan Sofyan Djalil memiliki rencana prioritas untuk rencana privitasasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS).

Berdasarkan catatan pemberitaan Bisnis, Krakatau Steel telah berencana melepas 20 persen hingga 30 persen saham pada 2007. Produsen baja pelat merah itu menargetkan dana segar Rp1 triliun.

Namun, rencana itu tertunda karena buruknya laporan keuangan periode 2006 atau tahun buku yang menjadi prospektus dalam rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Rencana pelepasan saham Krakatau Steel kembali mengemuka pada 2008. Racikan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil terekam dalam artikel Koran Bisnis Indonesia edisi 29 Maret 2008 berjudul ‘Krakatau Steel diprioritaskan IPO tahun ini’.

Sofyan menyatakan pelepasan saham Krakatau Steel bisa dilakukan pada 2008. Akan tetapi, pemerintah tetap memerhatikan kondisi pasar modal.

“Untuk Krakatau Steel, kami lebih prefer di-IPO-kan. Apakah dilepas tahun ini, kami harus memerhatikan kondisi pasar agar tidak terkesan obral murah,” ujarnya dikutip dari Koran Bisnis Indonesia edisi 29 Maret 2008.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top