Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Kapal tanker melaju di Laut China Selatan. - Bloomberg/Qilai Shen
Premium

Historia Bisnis : BHIT Jajal Bisnis Migas

25 Maret 2021 | 13:30 WIB
Sayap usaha investasi milik Hary Tanoesoedibjo sempat melebarkan sayap ke bisnis pertambangan setelah sebelumnya fokus ke tiga pilar portofolio yakni jasa keuangan, investasi, serta media.

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan investasi milik MNC Group, PT Bhakti Investama Tbk. (BHIT), menjajal bisnis pertambangan dengan mengakuisisi satu ladang minyak dan gas di Sumatra Selatan pada 11 tahun silam.

Bhakti Investama telah bersalin nama menjadi MNC Investama pada 2013. Perusahaan yang awalnya menjalankan bisnis sekuritas itu menjadi tonggak perjalanan Hary Tanoesoedibjo (HT) menuju jajaran orang terkaya Indonesia.

HT menempati urutan ke-33 orang terkaya Indonesia periode 2020 versi Forbes. Total kekayaan bersih pendiri, sekaligus pemegang saham pengendali dan Executive Chairman MNC Group itu senilai US$950 juta per 9 Desember 2020.

Kini, MNC Group memiliki fokus bisnis di tiga sektor yakni media, jasa keuangan, dan entertainment hospitality.

Dalam perjalanannya, Bhakti Investama sempat masuk ke dalam bisnis pertambangan. Strategi itu terekam dalam pemberitan Koran Bisnis Indonesia edisi 25 Maret 2010 dalam artikel berjudul ‘Bhakti akuisisi ladang migas di Sumsel’.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top