Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Nasabah bertransaksi di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Negara Indonesia (BNI) di Jakarta, Kamis (11/6/2020). - Bisnis/Nurul Hidayat\\r\\n
Premium

Mengukur Rencana Penerbitan Obligasi Rp7,2 Triliun Bank BNI (BBNI)

25 Maret 2021 | 12:41 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. bakal menerbitkan obligasi senilai US$500 juta. Manajemen bank BUMN itu menyatakan emisi ini akan berdampak positif terhadap keuangan perusahaan.

Bisnis.com, JAKARTA — Lembaga pemeringkatan kredit Fitch Ratings menerbitkan laporan penting terkait bank pelat merah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Fitch menyebut emiten berkode BBNI itu tengah menggodok rencana penerbitan surat utang senilai US$500 juta, atau lebih dari Rp7,2 triliun, dengan tenor 5 tahun.

“Hasil dari penerbitan surat utang akan digunakan untuk pendanaan dan keperluan umum perusahaan,” terang Fitch dalam laporan yang terbit pada Minggu (21/3/2021).

Dalam paparannya, tak ketinggalan Fitch menyematkan rating kredit BB(EXP) untuk rencana penerbitan tersebut.

Peringkat BB berarti ada risiko default, terutama jika ada perubahan kondisi bisnis atau ekonomi. Namun, bisnis yang dilakukan memiliki fleksibilitas untuk mendukung perusahaan membayar kewajibannya.

Meski demikian, Fitch tidak mengubah pandangan akhir terkait risiko non-performance atau kerugian BBNI akibat obligasi tersebut. Ini artinya mereka masih menilai pelunasan obligasi tersebut kemungkinan besar bisa diatasi perusahaan. 

Salah satu pertimbangan tidak adanya perubahan risiko non-performance lantaran Fitch menilai Pemerintah Indonesia, sebagai pemegang saham mayoritas perseroan, bakal memberikan dukungan yang cukup.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top