Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja melakukan inspeksi pengangkutan batu bara di atas ban berjalan. - Bloomberg / Dadang Tri
Premium

Beda Nasib Emiten Kontraktor Northstar (DOID) dan Grup Astra (UNTR)

22 Maret 2021 | 17:57 WIB
Sentimen yang berbeda menghinggapi proyeksi kinerja PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR). Ada apakah?

Bisnis.com, JAKARTA — Kendati sama-sama menggeluti segmen kontraktor pertambangan, nasib PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) ibarat langit dan bumi.

Setidaknya hingga berakhirnya perdagangan Senin (22/3/2021), saham DOID masih melanjutkan tren penguatan yang terjadi sejak pekan lalu. Parkir di harga Rp438 per saham, DOID menguat 4,85 persen dari posisi Jumat (19/3).

Jika ditarik ke posisi sepekan lalu, yang masih dihargai Rp286 per lembar, harga saham DOID saat ini bahkan telah menguat 51,04 persen. Sementara itu, secara tahun berjalan (year-to-date/ytd) penguatannya mencapai 20,99 persen dari posisi Rp362.

Pada saat bersamaan, UNTR masih belum berhenti menunjukkan grafik merah. Ditutup melemah 250 poin ke harga Rp21.625 pada perdagangan Senin (22/3), saham perusahaan yang menjadi bagian Grup Astra tersebut telah melempem 18,85 persen dari posisi Rp26.650 secara ytd.

Pergerakan kontras kedua emiten ini tak lepas dari tidak diperpanjangnya kontrak kerja sama kontraktor antara PT Adaro Indonesia, anak usaha PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), dengan PT Pamapersada Nusantara. Pada saat bersamaan, Adaro memutuskan untuk beralih memilih PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma).

Pamapersada Nusantara merupakan anak usaha UNTR, sedangkan Buma adalah anak usaha DOID.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top