Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Erick Thohir dan Kaesang Pangarep, pemilik saham Persis Solo berfoto bersama dengan seragam klub. / Instagram.
Premium

Kaesang, Erick Thohir dan Persaingan Taipan di Klub Tanah Mataram, ada MEDC?

22 Maret 2021 | 14:10 WIB
Tiga klub sepak bola di wilayah Kerajaan Mataram Islam, yakni PSIM Yogyakarta, PSS Sleman dan Persis Solo kini diwarnai oleh masuknya modal dari para taipan nasional.

Bisnis.com, JAKARTA – Kerajaan Mataram Islam sejak lama sohor sebagai sebuah kesultanan yang sarat dengan sejarah. Bahkan, kerajaan tersebut masih eksis hingga saat ini, meskipun telah terpecah belah pada masa lalu dengan peran serta VOC, melalui Perjanjian Giyanti dan Salatiga.

Saat ini, wilayah Kerajaan Mataram Islam lebih dikenal terbagi menjadi dua yakni Surakarta alias Solo dan Yogyakarta. Meskipun, usai Perjanjian Giyanti, wilayah kerajaan tersebut terbagi menjadi empat yakni wilayah kekuasaan Kesultanan Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, Kerajaan Mangkunegaran dan Kerajaan Pakualaman.

Wilayah itu hingga kini akrab disebut sebagai daerah Mataraman.

Selain terkenal dengan sejarah antropologi dan sosiologinya, sejatinya wilayah Mataraman juga tenar dengan sepak bolanya. Pasalnya, di wilayah tersebut terdapat dua klub tua yang sarat dengan sejarah.

Kedua klub tersebut adalah PSIM Yogyakarta dan Persis Solo. Adapun, PSIM Yogyakarta berdiri pada 1929 dan turut membidani lahirnya PSSI. Sementara itu Persis Solo lahir pada 1923.  

Belakangan muncul pula sejumlah klub yang mewarnai kancah sepak bola profesional di tlatah Mataram. Mereka adalah Persiba Bantul dan PSS Sleman. Persaingan antarklub di wilayah tersebut pun cukup sengit. Hal itu tak lepas dari fanatisme yang tinggi dari suporter masing-masing klub.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top